HIMAP Gelar SAPA DESA di Pante Ara, Edukasi Anak Desa di Bulan Ramadhan

Bireuen – Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMAP) Universitas Almuslim kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan SAPA DESA (Sahabat Administrasi Publik untuk Anak-anak Desa dalam Edukasi dan Sosial) yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Desa Pante Ara.

Kegiatan ini mengusung tema “Ceria & Berbagi di Bulan Penuh Berkah: Cerdas Pahami Kewajiban dan Hak, Tumbuh Jadi Anak Hebat Generasi Penerus Bangsa.” Tema tersebut mencerminkan semangat mahasiswa Administrasi Publik untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak desa, melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan sekaligus penuh makna.

Melalui program SAPA DESA, mahasiswa HIMAP memberikan berbagai bentuk edukasi kepada anak-anak desa, seperti pemahaman mengenai hak dan kewajiban sejak usia dini, pentingnya pendidikan, serta menanamkan nilai-nilai karakter, kepedulian sosial, dan semangat untuk terus belajar. Kegiatan ini dikemas dengan suasana yang ceria dan interaktif sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain.

Tidak hanya fokus pada edukasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi berbagi di bulan suci Ramadhan, sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa kepada masyarakat. Momentum Ramadhan dimanfaatkan oleh mahasiswa HIMAP untuk menumbuhkan semangat berbagi, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak desa.

Menariknya, kegiatan SAPA DESA ini menjadi program kerja perdana bagi kepengurusan baru HIMAP Administrasi Publik periode 2026–2027 yang dipimpin oleh Nadaul Khaira sebagai Ketua dan Yusrawati sebagai Wakil Ketua. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, HIMAP Administrasi Publik Universitas Almuslim berharap dapat terus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan mitra masyarakat, khususnya dalam bidang edukasi dan kegiatan sosial. Diharapkan pula kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak desa untuk terus belajar, memahami nilai tanggung jawab, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan penuh semangat.

(Humas-FISIP)